Bupati Simeulue diminta Berhentikan Kades Kuala Makmur

INDONESIASATU.CO.ID:

WARTAACEH.CO.ID: SIMEULUE - Bupati Simeulue, Erly Hasyim diminta untuk memberhentikan oknum Kepala Desa Kuala Makmur Kecamatan Simeule Timur, Kabupaten Simeulue, Aceh dari jabatannya.

Pasalnya, oknum Kepala Desa Suka Makmur berinsial RN telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Simeulue atas dugaan memalsukan dokumen pada proses pencairan Dana Desa Perubahan Anggaran Tahun 2016.

"Kepala Desa Kuala Makmur, telah memalsukan tanda tangan Saya dan beberapa rekan lainnya ketika proses pencairan dana desa tahun anggaran 2016. Saya juga melaporkannya kepada Polisi, dan dari hasil tindak lanjut Kades Kuala Makmur  telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polisi," Kata Warga Kuala Makmur, Sudarman yang ikut didampingi tokoh masyarakat Desa setempat. Rabu (22/11/2017).

Menurut Sudarman, Kades Kuala Makmur telah ditetapkan sebagai tersangka. Maka dari itu mereka meminta kepada Bupati Simeulue untuk segera mengambil tindakan tegas dengan memberhentikan Kades Kuala Makmur dari jabatannya.

"Kami sebagai masyarakat tidak percaya lagi dengan Kepala Desa Kuala Makmur , dan kami tidak mau desa kami dipimpin oleh orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka,"  Tambah mantan sekretaris desa tersebut.

Hal senada juga diungkapkan oleh Mariadi, selaku tokoh masyarakat Desa Kuala Makmur, bahwa tindakan yang dilakukan oleh Kepala Desa Kuala Makmur dinilai sudah sangat meresahkan, dan sudah selayaknya untuk diberhentikan oleh Bupati hingga ada putusan tetap dari pengadilan.

"Kalau hal ini tetap dipertahankan atau tidak diberhentikan oleh Bupati, tentunya sangat dikhawatirkan akan timbul permasalahan lainnya, harapan Kami Bupati segera memberhentikan semwntara Kades Kuala Makmur dari jabatan hingga ada putusan tetap dari pengadilan," sebutnya.

Dikatakannya, sebelumnya pada 27 februari 2017 mereka sudah membuat laporan kepada pihak kepolisian mengenai dugaan penyelewengan dan penyimpangan pengguna anggaran dana desa yang tidak sesuai dengan RAB dalam anggaran pendapatan dan belanja Desa Kuala Makmur.

“Terkait penyelewengan dana desa juga sudah kami laporkan sekarang masih tahap penyelidikan kepolisian, ada beberapa persoalan yang kami laporkan terkait adanya dugaan kecurangan pada kegiatan pelaksanaan anggaran dana desa," ungkapnya.

Terpisah, Camat Simeulue Timur, Dodi Juliardi Bas melalui Sekretaris Camat Ali Muhayatsyah menegaskan, apabila kepala Desa Kuala Makmur terbukti dan telah ditetapkan sebagai tersangka tanpa diminta warga mereka akan memberhentikan Kepala Desa Kuala Makmur dari jabatannya untuk sementara waktu hingga ada putusan tetap dari pengadilan.

“Senin ini kami akan menyurati Bupati untuk meminta petunjuk mengenai permasalahan yang dialami oleh Kepala Desa Kuala Makmur, kami akan meminta untuk diberhentikan sementara terhadap jabatan yang bersangkutan, sehingga tidak terhambat proses kinerja didesa itu,"  sebut Ali kepada  Jumat (24/11/2017).

Dijelaskannya, kenapa pihak camat untuk meminta kepada Bupati Simeulue untuk diberhentikan sementara, agar kepala Desa Kuala Makmur fokus menyelesaikan permasalahanya dan bila nantinya keputusan hukum menyatakan bahwa kepala Desa Kuala Makmur tidak bersalah maka jabatannya akan dikembalikan.

“jika kepala desa terbukti salah walaupun dengan hukuman percobaan setelah vonis maka Kepala Desa Kuala Makmur akan diberhentikan tetap," ungkap Sekcam Simeulue Timur, Ali Muhayatsyah, SH. [Fauzan]

Index Berita